NADIKABAR.COM — Ethiopia pada Senin (5/10), menegaskan kembali "kepentingan sah"-nya di Laut Merah dan peran sentral di cekungan Sungai Nil, seraya menolak tekanan politik dan "tindakan koersif" terkait kepentingan regionalnya.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Ethiopia menyatakan bahwa hampir seluruh aliran Sungai Nil Biru, atau Sungai Abay, berasal dari dataran tinggi Ethiopia dan menyumbang sekitar 85 persen dari total aliran Sungai Nil.
"Setiap pembahasan mengenai pemanfaatan dan pengelolaan Sungai Abay harus didasarkan pada kenyataan-kenyataan mendasar ini," kata kementerian tersebut.
Pihaknya juga menekankan hubungan geografis dan historis Ethiopia dengan Laut Merah, seraya mencatat bahwa perbatasan terdekatnya "hanya berjarak sekitar 48 kilometer dari garis pantai."
Kementerian tersebut menyatakan bahwa pengaturan maritim dan keamanan regional harus mempertimbangkan kepentingan Ethiopia.