"Kita ingin mengangkat hal-hal yang menjadi ciri khas Kota Yogyakarta sebagai kota budaya, kota pariwisata, kota pendidikan, kota pelajar, dan tentu banyak kearifan yang otentik di Kota Yogyakarta," katanya.

Menurut dia, keotentikan tersebut harus diwujudkan dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, sebab otentik seperti apa pun, kalau tidak bermanfaat bagi masyarakat, maka namanya tidak kongkret.

"Kita ingin menerjemahkan bagaimana hal-hal yang otentik itu kemudian bisa diterjemahkan dalam langkah-langkah konkret yang bisa dinikmati oleh warga masyarakat," katanya.