"Kami berharap permasalahan tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Medan, karena menjaga keterjangkauan kebutuhan bahan pokok merupakan bagian penting dalam melindungi kesejahteraan masyarakat Kota Medan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kenaikan harga kebutuhan pokok di Sumatera Utara (Sumut) membuat konsumsi warga melambat. Selain itu masyarakat juga mulai menggunakan tabungan imbas kenaikan harga bahan pokok.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut Ameriza M Moesa menyebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan BI, sebagian masyarakat bahkan mulai menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tekanan ekonomi diakuinya membuat konsumsi masyarakat melemah.

"Ada beberapa yang agak melambat yang pertama mungkin konsumsi ya dengan kenaikan harga banyak masyarakat yang menunda konsumsinya. Bahkan sebagian masyarakat berdasarkan survei sudah mulai menggunakan tabungan jadi di sini memang ada sedikit perlambatan," katanya di Medan, Kamis (25/6/2026).