"Apalagi ini 16 lap butuh ketenangan, mindset, percaya diri agar tidak kacau pikirannya. Kalau kacau pikirannya di kelas endurance ini pasti tidak akan konsisten," katanya menambahkan.

Ketenangan tersebut turut mengantarkan Fadli mencatatkan waktu 4 menit 50,169 detik pada babak kualifikasi sekaligus memecahkan rekor Asian Para Games yang sebelumnya dipegang atlet China Wang Xian dengan selisih 1,863 detik.

Fadli kemudian memastikan medali emas setelah mengalahkan wakil Iran Behrooz Farzad melalui overlap pada final.

Keberhasilan tersebut melanjutkan catatan impresif mantan pembalap motor itu yang selalu meraih medali emas dalam tiga edisi Asian Para Games.

Fadli sebelumnya memenangi nomor individual pursuit C4 di Jakarta pada 2018 dan individual time trial C4-5 di Hangzhou 2022, sebelum kembali naik podium tertinggi pada nomor individual pursuit C4 di Nagoya.