Senada, Deden Fahmi Fadilah, Asisten PIC Lokal, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bogor menjadi pembuka rangkaian penyelenggaraan FMTI 2026-2027. Ia menjelaskan makna Sangitaloka sebagai ruang pelestarian, apresiasi, dan kreasi bagi insan musik tradisi di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.
"Dengan nama Sangitaloka dan mengusung tema Bambu dan Bunyi Ritus diharapkan dapat menjadi ruang pelestarian, ruang apresiasi, serta ruang kreasi yang bermakna dan berkelanjutan bagi insan-insan musik tradisi di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat pada umumnya," tutur Deden.
Deden menambahkan, Festival tersebut juga menghadirkan Jagat Layung, Kalingga, Gamelan Cibatokan, Angklung Gubrag Dogdog Lojor, Bilik Jasinga, Gamelan Ajeng, Bajidoran, serta bintang tamu Rita Tila.
FMTI juga memberikan penghargaan kepada Aki Jatnika dan Endo Suanda sebagai Penggerak Ekosistem Musik Tradisi, Ariyansyah atau Ki Jawer sebagai Penjaga Musik Nusantara, serta Lawe Samagaha sebagai Penggerak Tata Kelola FMTI.
FMTI juga memberikan penghargaan kepada Aki Jatnika dan Endo Suanda sebagai Penggerak Ekosistem Musik Tradisi, Ariyansyah atau Ki Jawer sebagai Penjaga Musik Nusantara, serta Lawe Samagaha sebagai Penggerak Tata Kelola FMTI.