NADIKABAR.COM — Kementerian Kebudayaan resmi merilis lima jilid pertama buku seri Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global ke publik pada Senin (31/8/2026). Kelimanya merupakan bagian dari total 10 jilid buku seri Sejarah Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan buku Sejarah Indonesia jilid 6-10 akan dirilis sekitar September-Oktober. Seperti jilid 1-5, lima jilid sisanya akan dapat diakses melalui https://pustakabudaya.id.

"Kita luncurkan lima pertama terlebih dahulu dahulu, sisa selanjutnya 6-11 tergantung, berapa lama Pak Dirjen? September-Oktober," ucapnya di Gedung A Kemendikdasmen, Jl Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta.

Fadli Zon mengatakan jilid 6-10 buku Sejarah Indonesia masih belum rilis ke publik karena masih melalui sejumlah proses sejak pertama kali soft launching pada 14 Desember 2025 lalu.

"Karena beberapa jilid berikutnya, lima jilid berikutnya ini dalam proses terkait dengan proofreading, kemudian akuisisi foto-foto, dan juga layout yang belum selesai. Tetapi untuk penulisannya sudah lama selesai," jelasnya.

Ia mengatakan, jilid-jilid buku Sejarah Indonesia yang terbit 14 Desember lalu diperbaiki dalam aspek layout oleh desainer buku sebelum dapat dirilis ke publik.

"Sehingga bentuknya kira-kira seperti ini, jadi lebih representatif," ucapnya.

Sementara itu, kreditasi foto juga dilengkapi dengan kebutuhan total sekitar 1.700 foto. Fadli Zon mengatakan, untuk memenuhi kreditasi foto, pihaknya bekerja sama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia hingga pihak-pihak individu.

"Berkomunikasi dengan ANRI dan sumber-sumber foto, termasuk dari pusat-pusat data yang ada , termasuk dari kabar, atau dari majalah," sambungnya.

Ia mengungkapkan, sekitar 6-7 jilid buku seri Sejarah Indonesia telah rampung proses proofreading hingga perwajahan.

"Yang kita tunjukkan sekarang ini lima jilid dulu, nanti lima jilid lagi sekaligus saja," ucapnya.

Lima jilid pertama seri Buku Sejarah Indonesia yaitu: