“Di Asian Games kita tahu semua bahwa laju shuttlecock sangat pelan, sangat lambat jadi mereka sangat nyaman dengan pola permainan defense balik serang. Tapi di sini kondisi shuttlecock lumayan kencang dan itu membuat mereka melakukan defense-nya tidak bisa senyaman di Nagoya. Saya dan Fikri coba memanfaatkan kesempatan itu,” kata Fajar yang mampu revans terhadap ganda China tersebut.

Pada babak final nanti, ganda unggulan ketiga tersebut akan bersua ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

“Saya dan Fajar akan lebih siap lagi menghadapi final melawan pasangan Malaysia. Semoga besok bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” kata Fikri.