Pada hari ketiga atau terakhir, giliran siswa dan guru di SMPN 1 Kabuh, Jombang menjadi korban keracunan MBG. Mereka keracunan setelah menyantap menu MBG dari SPPG Mangunan (Yayasan Sehat Tempat Makan Jakarta) pada Rabu (2/9).

Pada malamnya, para siswa dan guru sudah mengalami gejala keracunan mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga diare. Puncaknya kemudian pada pagi hari, para korban kemudian banyak dilarikan ke puskesmas dan klinik.

5. Lima siswa di Jombang masih diopname

Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr Hexawan Tjahja Widada menyebut total korban keracunan MBG di SMPN 1 Kabuh mencapai 256 siswa dan guru. Dari jumlah itu, saat ini tinggal 7 siswa yang masih diopname di puskesmas.

dr Hexawan merinci, pada Kamis (3/9) sebanyak 70 siswa dibawa ke Puskesmas Kabuh, 7 siswa di Klinik Pratama Ploso dan 8 siswa di Klinik Asy Syifa Ploso. Dari jumlah itu, 7 siswa saat ini rawat inap di Puskesmas Kabuh.

Sedangkan 175 siswa dan guru SMPN 1 Kabuh menjalani pengobatan secara mandiri sejak kemarin. Sehingga gejala keracunan yang mereka alami sudah reda, serta pagi tadi bisa kembali masuk sekolah seperti biasa.

"Jadi, totalnya 256 orang. Karena gini, makanannya itu kemarin, mulai kejadiannya dari kemarin. Jadi orang dipikir diare biasa, ternyata dihitung banyak. 256 ini kan masih bergerak terus, apakah ada yang masuk lagi ke Puskesmas atau tidak," terangnya.