"Hingga detik ini tidak ada official statement resmi dari Shangri-La Surabaya beserta management mengenai hal tersebut. Hoaks," kata Yuliana kepada NadiKabar.
Yuliana mengatakan pihak hotel mengetahui adanya informasi yang beredar di media sosial tersebut dan tidak menganggapnya sebagai persoalan sepele. Menurutnya, pihak hotel akan menindaklanjuti informasi tersebut sesuai prosedur yang berlaku.
"Informasi yang beredar tersebut tidak benar. Kami memastikan bahwa setiap kabar hoax ditangani dengan serius, dan pihak hotel akan menindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku untuk menjaga kenyamanan serta kepercayaan para tamu," jelasnya.
Saat ditanya apakah pihak Hotel Shangri-La Surabaya akan melaporkan penyebaran informasi tersebut kepada aparat penegak hukum, Yuliana belum memberikan kepastian.
Pihak hotel masih belum menyampaikan pernyataan lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan ditempuh terkait unggahan tersebut.
"Sampai saat ini belum ada statement lagi mengenai hal itu," pungkasnya.