"Sebenarnya, aku ngelihat di sini tuh yang membersamai aku tuh anak aku juga. Itu Kas-Kas (anak) aku kayak, kanan-kiri ada Kas-Kas. Terus aku ngelihat ada suami aku. By the way, foto itu tidak ada di rumah dua hari ya, dipinjam LYTO Pictures. Pantesan promo ya. Bener-bener promo. Sampai suster aku nanya, 'Mami, fotonya papa mana ya?' gitu. 'Kok nggak ada di dinding?'," lanjutnya.
Fanny kemudian menyampaikan pesan secara langsung kepada Hajime. Dengan penuh haru, ia membayangkan sang suami dapat menyaksikan film yang mengabadikan kisah cinta mereka.
"Aku cuma mau bilang, dari tadi aku jalan ke sini aku nangis. Di mobil aku bilang, 'Honey, kamu tahu nggak? Finally, kamu nggak akan diingat menjadi abu. Honey, kamu tahu nggak kalau filmnya ini udah mau tayang lho. Oh, kamu tahu nggak?'," ungkap Fanny.
Menurut Fanny, perasaan menjelang penayangan Baby Udon mengingatkannya pada saat hendak menikah dengan Hajime.
"Rasa deg-degannya tuh kayak waktu aku mau akad nikah loh sama kamu. Aku khawatir tanggapannya bagus nggak ya, gitu," kata Fanny.
Fanny berharap Hajime dapat hadir secara spiritual dan merasakan momen ketika kisah mereka disaksikan banyak orang di bioskop. Ia juga berharap Hajime dapat melihat putra mereka yang turut menjadi bagian dari film tersebut.
"Aku berharap kamu bisa datang di salah satu kursi penonton ini, meskipun aku nggak bisa lihat kamu. Aku berharap kamu ada di spirit kamu membersamai kita. Dan aku berharap kamu bisa lihat Kas-Kas. Ada di sini film debut pertama anak kita. Meskipun cuma gundulnya doang," kata Fanny.
Fanny yakin kepergian Hajime tidak akan membuat sosoknya hilang dari kehidupan dan hatinya.
"Tapi aku berharap kamu bisa membersamai film ini, membersamai semua penonton yang ada di sini karena aku yakin kamu nggak akan pernah mati di hatiku. Kamu selalu bersama-sama aku. Kamu tetap jagain aku dan nobody can replace you," pungkasnya.
Baby Udon merupakan film drama Indonesia yang terinspirasi dari kisah nyata Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh. Film ini mengisahkan perjalanan Fanny, perempuan Indonesia, bersama Hajime, pria asal Jepang yang pindah ke Indonesia untuk bekerja.
Keduanya berusaha membangun keluarga dan memiliki anak melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF). Namun, kehidupan mereka berubah ketika Hajime didiagnosis menderita kanker.
Di tengah perjuangan melawan penyakit, Fanny harus merawat sang suami sekaligus mempertahankan mimpi yang telah mereka bangun bersama.
Film Baby Udon disutradarai Fajar Bustomi. Skenarionya ditulis oleh Oka Aurora dan Denny Sumargo. Karakter Fanny diperankan Caitlin Halderman, sedangkan Hajime diperankan Denny Sumargo.
Film ini diproduseri Olivia Sumargo, Denny Sumargo, Andi Suryanto, dan Marcella Daryanani. Baby Udon akan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.