NADIKABAR.COM — Fakultas Pertanian IPB University (Faperta IPB) mendukung pengembangan pengembangan biotanol melalui kajian berbasis kompetensi yang dimiliki, terutama dalam aspek produksi bahan baku pertanian.

"Hasil kajian berbasis kompetensi diharapkan dapat mendukung terwujudnya swasembada energi, khususnya melalui pengembangan bioethanol," kata Dekan Faperta IPB University Prof Suryo Wiyono dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Mendukung langkah pengembangan energi baru tersebut, Fakultas Pertanian (Faperta) IPB University bersama PT Agrinas Palma Indonesia awal Oktober 2026 menggelar focus group discussion (FGD) membahas pengembangan industri bioetanol berbasis jagung, sorgum, dan singkong.

Pembahasan mencakup aspek produksi, pengolahan, serta kelayakan ekonomi sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada energi nasional.