Prof Suryo Wiyono mengatakan kolaborasi dengan Agrinas Palma Indonesia diarahkan untuk menghasilkan kajian yang konkret dan detail terkait produksi, pengolahan, dan analisis ekonomi bioetanol berbasis multifeedstock.

"Kerja sama antara Fakultas Pertanian IPB dengan Agrinas Palma Indonesia untuk memberikan masukan terkait produksi, pengolahan, dan juga analisis ekonomi bioetanol berbasis multifeedstock, sorgum, singkong dan juga jagung,” katanya.

Sementara itu Wakil Rektor IPB University Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof Deni Noviana menyatakan, pengembangan kebijakan energi, termasuk bioetanol, perlu didukung kajian berbasis bukti ilmiah (scientific evidence-based) dan melibatkan berbagai kompetensi lintas disiplin.