NADIKABAR.COM — Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) Rescue berkomitmen untuk memperkuat barisan mitigasi bencana nasional, salah satunya dengan menyiapkan relawan terlatih dalam penanganan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap mengancam ekosistem dan kesehatan masyarakat Indonesia.
Organisasi tersebut memanfaatkan kompetensi dasar anggotanya dalam navigasi darat, kemampuan bertahan hidup di alam bebas, kerja tim, serta pertolongan pertama (first aid) untuk diintegrasikan ke dalam manajemen bencana yang komprehensif.
Ketua FASTA Rescue, Rio Susanto, dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menegaskan bahwa pembentukan unit ini menjadi jawaban atas kebutuhan relawan terlatih yang memiliki kesiapan fisik dan mental di medan-medan sulit, termasuk area hutan yang terbakar.
"Kami membekali anggota dengan pendidikan dan pelatihan prosedur penanganan bencana yang ketat. Kunci dari penanganan karhutla bukan hanya saat api membesar, melainkan pada penguatan kapasitas mitigasi, deteksi dini, dan kesiapsiagaan di tingkat tapak," ujar Rio Susanto.