βPertama kali bermain di beregu dan level dunia, pastinya tidak sembarang orang bisa dipilih jadi pasti ada rasa tegangnya. Saya mencoba untuk terus fokus untuk menghilangkan rasa nervous,β ujarnya.
Selain ketegangan, Fathurachman mengaku tidak mengalami kendala berarti selama pertandingan.
Dukungan warga Indonesia yang hadir langsung di arena justru membuatnya semakin bersemangat ketika menjalani pengalaman yang selama ini dia impikan.
βRasanya senang sekaligus merinding. Akhirnya saya bisa merasakan secara langsung bermain di kejuaraan dunia junior yang sebelumnya sudah saya impi-impikan,β kata Fathurachman.