NADIKABAR.COM — Penantian panjang itu akhirnya lunas! Fenerbahce resmi mengakhiri dahaga selama 18 tahun untuk kembali mencicipi atmosfer panas babak utama Liga Champions. Si Kenari Kuning kini terbang tinggi setelah memastikan diri lolos dari lubang jarum.
Momen bersejarah ini tercipta pada Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Fenerbahce sukses membungkam Lyon dalam laga hidup-mati di babak playoff yang berlangsung penuh drama.
Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama, Fenerbahce tampil kesetanan di markas Lyon, Groupama Stadium, Prancis. Mereka berhasil mencuri kemenangan tipis 2-1 lewat aksi gemilang Vedat Muqiri dan Archie Brown. Lyon hanya mampu membalas satu gol melalui Malick Fofana. Hasil ini membuat Fenerbahce unggul agregat 3-2 dan berhak menggenggam tiket fase grup Liga Champions.
Keberhasilan ini sekaligus menghapus kutukan panjang. Pasalnya, terakhir kali raksasa Turki ini menginjakkan kaki di babak utama kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut adalah pada musim 2008/2009 silam.
Selama hampir dua dekade, langkah Fenerbahce selalu terjegal di fase kualifikasi. Alih-alih bersaing di kasta tertinggi, mereka justru lebih sering "terlempar" dan bermain di Liga Europa sejak tahun 2009.
Menariknya, kelolosan Fenerbahce musim ini membuat mereka menyusul sang rival abadi, Galatasaray. The Lions sendiri sudah lebih dulu mengamankan tempat di putaran final setelah menyabet gelar juara Liga Turki musim lalu.
"Itu adalah pertandingan yang sulit dan sangat ketat. Klub telah menanti momen ini selama 18 tahun, jadi kami sangat gembira," kata gelandang Fenerbahce, N'Golo Kante, mengutip situs resmi UEFA.
"Lolos ke babak berikutnya merupakan salah satu target klub. Kami akan mencoba menikmati momen ini, lalu kami akan fokus pada apa yang harus kami lakukan di liga," ungkap pemain asal Prancis itu.
Artikel ini sudah tayang di NadiKabar, baca selengkapnya di sini.