NADIKABAR.COM — Festival Batik Tebet 2026 memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan warisan budaya dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional.

"Batik tidak boleh hanya kita lihat, tetapi harus diwujudkan. Seluruh warga masyarakat harus mengenal, mencintai, menggunakan, dan yang tidak kalah penting adalah terus mempromosikan batik," kata Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis.

Syafrin mengatakan, Festival Batik Tebet bukan sekadar perayaan rutin, melainkan momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap batik sebagai warisan budaya bangsa.

Menurutnya, batik tidak cukup hanya dikenang dan dipamerkan, tetapi juga perlu diterapkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dia menjelaskan, keterlibatan 55 kolaborator dalam penyelenggaraan festival tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan industri kreatif.

"Kolaborasi ini krusial untuk menjaga eksistensi batik agar tetap relevan di tengah pesatnya arus globalisasi," ucapnya.