Dalam pertemuan itu, sejumlah menteri pertahanan ASEAN menerbitkan pernyataan bersama untuk memperingati 50 tahun Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia) serta 20 tahun berdirinya ADMM.
Para menteri pertahanan juga menyepakati beberapa inisiatif dan kegiatan baru dalam kerangka ADMM.
Teodoro mengajak sejumlah negara anggota untuk menyelesaikan sengketa regional, termasuk yang terjadi di Laut China Selatan, melalui "cara-cara damai dan sesuai hukum yang berlaku."
"ASEAN didirikan di atas keyakinan bahwa kekuatan kita terletak pada keberagaman kita," kata Teodoro dikutip oleh media berbahasa Inggris setempat, Rappler.