NADIKABAR.COM — Film baru berjudul "Putri Jangan Gentayangan Lagi" garapan sutradara Rizal Mantovani memadukan horor dengan drama keluarga.
Pemeran "Putri Jangan Gentayangan Lagi" saat mengunjungi ANTARA Heritage Center (AHC) di Jakarta Pusat pada Kamis menyampaikan bahwa porsi horor dan drama keluarga dalam film tersebut cukup seimbang.
"'Putri Jangan Gentayangan Lagi' ini kan termasuk film horor, tapi kita juga punya drama keluarga yang sangat kuat juga. Jadi cukup balance-lah antara keduanya," kata aktris Denisha, pemeran Alana dalam film "Putri Jangan Gentayangan Lagi."
Dia berharap film yang dijadwalkan diputar di bioskop mulai 5 November 2026 itu bisa menjadi bahan diskusi mengenai pentingnya komunikasi dalam keluarga.
"Karena selain menjadi sarana edukasi, banyak poin di film ini itu membahas tentang komunikasi antar keluarga," katanya.
Cerita "Putri Jangan Gentayangan Lagi" diadaptasi dari cerita viral dari siniar. Film itu bercerita tentang Putri, yang kembali ke rumah dalam keadaan sakit parah dan sudah memiliki bayi dan kemudian meninggal dalam keadaan mengenaskan.
Denisha mengatakan bahwa film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" juga bisa menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Selain itu, menurut dia, film tersebut juga menyoroti pentingnya komunikasi terbuka dalam keluarga mengenai hal-hal yang dianggap tabu.
"Karena banyak orang yang merasa kalau misalkan membahas mengenai hal-hal yang tabu justru jadinya enggak mengerti pilihan-pilihan yang harusnya dilakukan gitu," katanya.
"Kalau menurut aku secara personal malah merasa justru dibahas saja, jadi bisa dipreventif," ia menambahkan.
Aktor Bintang Agara menyebut film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyisipkan pesan mengenai pentingnya memikirkan konsekuensi sebelum melakukan tindakan.
"Lebih memikirkan konsekuensinya juga sebelum kita bertindak, sebelum kita melakukan sesuatu yang sebenarnya rasionalnya itu tidak baik. Dan ya jadi sarana edukasi lah untuk teman-teman di luar sana," katanya.
Sementara itu, aktor Fadi Alaydrus berharap film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" bisa menjadi pengingat pentingnya pendidikan mengenai kesehatan reproduksi.
"Itu penting juga, sekarang masih menjadi hal yang tabu untuk membahas sex education antara anak dan orang tua. Tapi, kalau misalkan itu bisa menjadi hal yang bisa diceritakan, itu jadi lebih kita lebih aware," kata Fadi.
Film "Putri Jangan Gentayangan Lagi" produksi MVP Pictures juga menampilkan pemeran seperti Kinaryosih, Kawai Labiba, Matacha Parengkuan, dan Fatimah Habsy.