"Dengan demikian para santri tidak hanya dibekali keterampilan produksi tempe, tetapi juga diperkenalkan pada peluang diversifikasi produk dan pengembangan usaha yang memiliki nilai tambah," katanya menambahkan.
Sementara itu, Penanggung Jawab rumah produksi tempe di Ponpes Al Fatah Temboro Hasan Syarif mengatakan bahwa kolaborasi antara Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan dengan perusahaan FKS Group yang sudah berjalan dua bulan lebih telah memberikan dampak positif.
Menurut dia, dengan adanya rumah tempe, para santri yang terlibat saat produksi kini sudah memiliki keterampilan tersebut, sehingga nantinya akan terus dikembangkan lebih luas.
"Saat ini ada empat orang santri yang bertanggung jawab dalam produksi tempe. Nantinya kami akan memberikan keterampilan pembuatan tempe kepada para santri yang berminat," katanya.