“Eropa siap menghadirkan investasi, inovasi, dan keahlian untuk membangun hubungan ekonomi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Komisioner Várhelyi.

Forum yang diikuti lebih dari 200 pembuat kebijakan, pemimpin dunia usaha, investor, dan pakar industri tersebut menghadirkan tiga sesi diskusi panel. Pembahasan mencakup peluang kerja sama di sektor energi bersih, teknologi digital, transportasi berkelanjutan, konektivitas, serta industri maju.

Kapasitas industri Indonesia yang terus berkembang, didukung keunggulan teknologi Eropa, dinilai membuka potensi besar untuk memperkuat kolaborasi di berbagai sektor strategis tersebut.

Salah satu capaian penting forum itu adalah penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan perusahaan asal Belgia, Avesta Holding NV.

Kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan teknologi baterai solid-state dan sistem penyimpanan energi.