NADIKABAR.COM — Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menggagas pembentukan organisasi hingga di tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya percepatan deteksi dini persoalan sosial masyarakat termasuk potensi gesekan antaretnis di daerah itu.
"Konsep pembentukan FPK di level terbawah masyarakat ini bertujuan agar persoalan sosial dapat dideteksi dan diselesaikan sebelum berkembang menjadi konflik terbuka," kata Sekretaris FPK Kabupaten Bekasi Iyon Junaedi di Cikarang, Kamis.
Dia mengatakan keberadaan FPK di tingkat desa maupun kelurahan diperlukan untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dari berbagai latar belakang suku, ras dan budaya. Dengan begitu, aspirasi kelompok masyarakat dapat tersalurkan dan potensi kesalahpahaman juga bisa segera ditangani.
Menurutnya, peran FPK tidak semestinya baru terlihat ketika konflik sudah terjadi. Forum tersebut perlu hadir di tengah masyarakat untuk melakukan pencegahan dini, membangun dialog serta meredam potensi konflik horizontal di wilayah.
Iyon meyakini keberadaan FPK di level desa serta kelurahan mampu meningkatkan sinergi dan harmonisasi masyarakat meski memiliki latar belakang berbeda, terlebih Kabupaten Bekasi yang dikenal sebagai pusat kawasan industri dihuni penduduk dengan latar belakang beragam.