βNah ini yang perlu nanti kami berikan masukan agar birokrasinya tidak terlalu panjang dan hitungan-hitungan tangannya bisa cukup rasional secara ekonomis bagi calon investor,β ujarnya.
Ia mengatakan pembahasan pembiayaan proyek strategis menjadi bagian dari upaya U25 Leaders Forum memperkuat kemandirian dan produktivitas PTN-BH. Menurutnya, perguruan tinggi perlu mencari cara agar aset yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan fungsi utamanya dalam pendidikan.
Sementara Ketua U25 Leaders Forum yang juga Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Heri Hermansyah mengungkapkan forum tersebut mulai menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan produktivitas aset dan memperkuat kerja sama antar-PTN-BH.
Ia mencontohkan layanan kebersihan, keamanan, penyediaan makanan, dan parkir sebagai bidang usaha yang berpotensi dikelola bersama. Penggabungan kebutuhan dari sejumlah perguruan tinggi diharapkan menghasilkan skala bisnis yang lebih besar dan meningkatkan efisiensi pengelolaan.
Menurut dia, rencana konsorsium akan didukung kelompok kerja yang merumuskan bentuk kelembagaan dan tata kelolanya. Selain konsorsium bisnis, U25 menyiapkan kelompok kerja kedua untuk memperkuat rekognisi akademik antar-PTN-BH.
Program tersebut diarahkan untuk membuka pertukaran mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan antarkampus, termasuk melalui mekanisme transfer kredit agar kegiatan akademik yang diikuti dapat diakui oleh perguruan tinggi asal.
Prof. Heri menambahkan kerja sama ini diharapkan membuat mahasiswa memiliki kesempatan belajar di kampus lain tanpa harus selalu mengikuti program pertukaran ke luar negeri.