Kebanggaan tersebut dilandasi kenyataan bahwa atlet panjat tebing Indonesia, kini punya kualitas dan kemampuan yang jauh meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya.

"Karena tiga sampai empat tahun yang lalu, belum ada yang bisa mencapai final. Jadi ini sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bersyukur atlet kita bisa seperti ini. Memang butuh waktu, butuh jam terbang yang lebih banyak lagi," ujar Yenny.

Dalam kesempatan yang sama, atlet panjat tebing nomor lead putri Sukma Lintang Cahyani, juga mengaku bersyukur bisa tampil hingga babak final dan bersaing dengan climber elit di Asia.