NADIKABAR.COM — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengutarakan apresiasinya terhadap empat atlet panjat tebing nasional yang mampu menembus babak final di nomor lead Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Apresiasi tersebut diungkapkan Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, setelah menyaksikan perlombaan lead putra dan putri yang menjadi laga penutup di cabang olahraga panjat tebing.
"Memang kami belum berhasil mempersembahkan medali di kategori lead panjat tebing. Namun saya tetap bersyukur atlet-atlet kami masih masuk ke babak final, karena bagi kami ini adalah lompatan yang luar biasa," kata Yenny di Kinjofuto, Nagoya, Sabtu.
Kebanggaan tersebut dilandasi kenyataan bahwa atlet panjat tebing Indonesia, kini punya kualitas dan kemampuan yang jauh meningkat dibanding beberapa tahun sebelumnya.
"Karena tiga sampai empat tahun yang lalu, belum ada yang bisa mencapai final. Jadi ini sesuatu yang luar biasa dan kami sangat bersyukur atlet kita bisa seperti ini. Memang butuh waktu, butuh jam terbang yang lebih banyak lagi," ujar Yenny.
Dalam kesempatan yang sama, atlet panjat tebing nomor lead putri Sukma Lintang Cahyani, juga mengaku bersyukur bisa tampil hingga babak final dan bersaing dengan climber elit di Asia.
Tampil pada babak final Asian Games merupakan pencapaian positif, karena persaingan di fase awal pun sudah terbilang cukup sulit.
Sukma pun cukup bangga karena dirinya dan Alma Ariella Tsany menjadi satu-satunya wakil dari kawasan Asia Tenggara di babak final.
"Ini pengalaman pertama saya tampil di final Asian Games. Bahkan di world cup pun maksimal di semifinal, jadi ini bisa masuk ke final sudah Puji Tuhan sekali," kata Sukma.