NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim tujuh atlet tim nasional ke Chile untuk mengikuti seri penutup World Climbing 2026, yakni World Climbing Santiago, pada 23-25 Oktober.

Sekretaris Umum PP FPTI Wahyu Pristiawan Buntoro berharap para atlet mampu tampil maksimal di seri penutup tersebut, sehingga berpeluang untuk memperbaiki peringkat dunia.

"Ini adalah seri terakhir di mana beberapa atlet kami berpeluang untuk memperbaiki peringkat (dunia) yang akan berguna untuk musim kompetisi 2027," kata dia di Jakarta, Rabu.

Pria yang kerap disapa Pristiawan itu menjelaskan, ketujuh atlet yang berangkat akan turun di nomor speed putra, speed putri, dan lead putra.

Dia menjelaskan, untuk speed putra, Indonesia diperkuat Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, dan Raharjati Nursamsa. Sedangkan speed putri, tim Merah Putih menurunkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah.

Sementara, Putra Tri Ramadani alias Srondeng akan mewakili Indonesia di nomor lead putra.

Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Indonesia Galar Pandu Asmoro menambahkan seri penutup itu juga penting bagi perkembangan kemampuan atlet.

"Seri penutup nanti penting bagi atlet untuk membuktikan latihan mereka sekaligus menjaga atmosfer kompetisi," kata dia.

Ketujuh atlet dengan didampingi ofisial berangkat ke Chile melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu malam. Saat sampai di negara itu, para atlet akan beristirahat dan kemudian bersiap untuk beradaptasi dengan cuaca di lokasi pertandingan.