Prabowo mengenakan keffiyeh pemberian tersebut hingga akhir pidato dan sempat mengusap matanya dengan kain itu. Presiden kemudian mengatakan bahwa pemberian keffiyeh tersebut membuat dirinya teringat kepada saudara-saudara di Palestina.

Adegan itu makin terasa kuat karena berlangsung dalam ruang yang sarat dengan simbol persaudaraan, agama, sejarah, dan diplomasi di Pondok Modern Darussalam Gontor yang berusia 100 tahun.

Bagi Indonesia, Palestina memang bukan isu yang tiba-tiba muncul dari sebuah pidato. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina telah menjadi bagian panjang dari politik luar negeri Indonesia sejak dulu sekali.