"Lingkungan kebijakan dan regulasi yang tidak pasti bagi sektor layar Indonesia dapat semakin memperbesar risiko-risiko tersebut."

Frontier Economics mencatat potensi besar dari industri OCC untuk ekonomi Indonesia sangat membutuhkan perhatian dan dukungan dari pemerintahnya.

Lembaga itu memberikan saran kepada Pemerintah Indonesia untuk membuat kebijakan yang "berfokus pada peningkatan investasi, bukan justru mengurangi insentif untuk menciptakan konten lokal."

"Aturan yang jelas, regulasi yang dapat diprediksi, penegakan hak cipta yang efektif, serta dukungan terarah bagi pengembangan keterampilan dan penyediaan fasilitas merupakan hal krusial untuk menarik dan mempertahankan investasi," tulis mereka.

"Kebijakan seperti insentif produksi yang transparan dapat membantu mengurangi risiko dan mendorong proyek berskala lebih besar, sementara ketidakpastian regulasi atau langkah-langkah proteksionis justru berisiko menghambat investasi."

Frontier Economics menilai, "investasi yang masuk akan memperluas kapasitas sektor ini, membangun infrastruktur, serta mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk menopang pertumbuhan jangka panjang."

"Seiring berjalannya waktu, proses ini akan memampukan sektor perfilman dan konten Indonesia untuk bersaing di pasar internasional," tulisnya.