Dalam dokumen yang disampaikan GAC, disebutkan bahwa proyek ini bertujuan untuk memperdalam kerja sama strategis antara FAW dan GAC.
Meskipun tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan patungan tersebut, FAW akan menjadi pemegang saham terbesar kedua GAC.
Sebelumnya, sejumlah pejabat tinggi China mengatakan bahwa konsolidasi industri otomotif tidak dapat dihindari seiring dengan semakin ketatnya persaingan dan perubahan permintaan pasar.
Perlu dicatat bahwa Toyota berencana memproduksi sekitar 200.000 kendaraan listrik dengan range extender (EREV) di China pada 2027, sebagai bagian dari upaya agresif untuk memperluas segmen kendaraan energi baru (NEV).