NADIKABAR.COM — Galeri Nasional Indonesia mulai direvitalisasi untuk menghadirkan narasi seni rupa yang lebih kaya dan representatif sebagai ruang pamer, pelestarian, pengkajian, dan pengembangan seni rupa di Tanah Air.
"Kita berharap revitalisasi Galeri Nasional ini berjalan dengan lancar dan nantinya akan menjadi rumah bagi seni rupa Indonesia dan menjadi satu etalase budaya dan peradaban dari para seniman kita dari masa ke masa," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat peletakan batu pertama revitalisasi Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Jumat.
Melalui proyek revitalisasi ini, Galeri Nasional tidak hanya akan mengoptimalkan ruang pamer untuk 1.876 karya seni koleksinya, tetapi juga akan memajang karya-karya seni rupa dari koleksi Istana Negara secara permanen.
Pengunjung nantinya dapat menikmati maha karya seperti lukisan "Penangkapan Diponegoro" karya Raden Saleh, karya Basuki Abdullah, hingga karya maestro asing yang melukis Indonesia seperti Walter Spies, Bonnet, dan Le Mayeur.