"Jadi ini adalah rumah termasuk perjalanan seni rupa kita dari masa lalu hingga masa kini, sekaligus terutama adalah juga karya-karya baru. Mudah-mudahan nanti kita juga mempunyai satu gedung seni rupa kontemporer sendiri yang bisa diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan," ujar Fadli.
Lebih lanjut ia menjelaskan, tahapan revitalisasi akan mencakup pembaruan sistem kelistrikan, perbaikan infrastruktur, dan perluasan gedung pameran.
Revitalisasi ini dirancang untuk menciptakan alur kunjungan yang lebih tertata tanpa merusak karakter historis bangunan yang berstatus sebagai cagar budaya itu.
Proyek yang dikerjakan oleh BUMN PT Nindya Karya ini ditargetkan untuk merampungkan tahap perbaikan pada akhir tahun ini, disusul dengan pembenahan serta penataan ruang pamer pada awal tahun depan.