NADIKABAR.COM — Dewan Pengurus Pusat Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (DPP Gapasdap) menyebut operasional penyeberangan Ketapang-Gilimanuk mulai lancar dan mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempercepat pembenahan infrastruktur pelabuhan agar kepadatan tidak kembali terjadi.
Ketua Umum DPP Gapasdap Khoiri Soetomo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja bersama mencari dan menjalankan solusi untuk mengatasi kepadatan di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, baik melalui langkah jangka pendek, menengah maupun penyelesaian jangka panjang.
"Oleh karena itu, setelah kondisi operasional kembali lancar, kami menilai momentum ini harus digunakan untuk mempercepat pembenahan infrastruktur agar persoalan yang sama tidak kembali terjadi ketika volume kendaraan meningkat," katanya dalam keterangan di Banyuwangi, Kamis.
Secara khusus, lanjutnya, Gapasdap mendorong percepatan penyatuan dan optimalisasi dermaga plengsengan di sisi Pelabuhan Ketapang, pelebaran fasilitas Dermaga LCM di Gilimanuk, serta percepatan perbaikan dan optimalisasi fasilitas di Dermaga Bulusan (Ketapang).
Menurut Khoiri, pekerjaan yang memungkinkan untuk segera dilaksanakan diharapkan dapat dimulai secepat mungkin agar tambahan kapasitas dermaga sudah dapat dimanfaatkan dalam menghadapi angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, serta pada momen angkutan Lebaran.