Eddy mengatakan, peningkatan terjadi pada ekspor olahan minyak sawit menjadi 2.643 ribu ton dari 2.296 ribu ton (15,12 persen).
Lebih lanjut, peningkatan juga terjadi pada ekspor minyak sawit mentah (CPO) menjadi 329 ribu ton dari 249 ribu ton (31,83 persen).
Sementara, ekspor olahan minyak inti sawit (PKO) bulan Agustus naik 14,58 persen sebesar 113 ribu ton dari sebelumnya 99 ribu ton.
βSecara kumulatif Januari-Agustus 2026, total ekspor mencapai 23.370 ribu ton, lebih tinggi 2,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 22.696 ribu ton,β kata Eddy.