Adapun nilai ekspor produk sawit pada Agustus 2026 mencapai 4,29 miliar dolar AS, naik 12,62 persen dari bulan sebelumnya sebesar 3,81 miliar dolar AS.

Secara kumulatif dari periode bulan Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor mencapai 27,55 miliar dolar AS, atau lebih tinggi 11,14 persen dari tahun 2025 senilai 24,78 miliar dolar AS. Hal ini dipengaruhi oleh harga ekspor yang relatif lebih baik.

Menurut negara tujuannya, peningkatan ekspor bulan Agustus dibandingkan Juli tahun ini antara lain terjadi untuk tujuan Pakistan (265 ribu ton), India (89 ribu ton), Rusia (77 ribu ton), Bangladesh (66 ribu ton), dan Malaysia (38 ribu ton).

β€œDengan stok awal tahun sebesar 2.068 ribu ton, total produksi Januari-Agustus 2026 sebesar 40.997 ribu ton, total konsumsi dalam negeri sebesar 17.523 ribu ton, total ekspor 23.370 ribu ton, serta impor sebesar 43 ribu ton, maka stok akhir bulan Agustus 2026 tercatat sebesar 2.214 ribu ton,” ujar Sekretaris Jenderal Gapki M. Hadi Sugeng Wahyudiono.