"Garuda Spark ini kita lahirkan untuk membentuk satu ruang kerja bersama dari seluruh elemen. Karena dalam rangka meningkatkan kekuatan kita untuk transformasi digital, keseluruhan elemen ini harus duduk bersama dalam satu ruang bersama," kata Meutya dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Melalui community meetup, interaksi antar pelaku ekosistem menjadi bagian penting dalam membangun koneksi yang lebih dekat. Pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk berbagi perspektif, memperkenalkan gagasan, dan menemukan potensi kerja sama yang sesuai dengan keahlian maupun kebutuhan masing-masing.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh, Edi Yandra serta Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Ir. Jalaluddin. Sejumlah komunitas penggerak ekosistem digital turut hadir untuk memperkuat interaksi dan pertukaran gagasan dalam rangkaian aktivasi GSIH di Banda Aceh.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, GSIH hadir untuk membuka akses yang lebih merata terhadap pengetahuan, talenta, jejaring, modal, dan pasar sehingga peluang untuk mengembangkan inovasi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku di berbagai daerah.