"Garuda Spark hadir untuk menjadikan teknologi sebagai jembatan yang buka akses lebih merata terhadap pengetahuan teknologi, talenta, networks, capital, dan juga market. Sehingga inovasi tidak menjadi privilege sedikit orang atau kota besar, tapi menjadi peluang bagi seluruh Indonesia," jelas Edwin.
Melalui GSIH Banda Aceh, Komdigi mendorong penguatan potensi lokal dengan mempertemukan talenta, komunitas, akademisi, startup, industri, dan pemerintah dalam ekosistem yang saling mendukung. Keterhubungan tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pengembangan gagasan dan inovasi dari daerah agar memiliki manfaat yang lebih luas.
"Kehadiran GSIH juga diharapkan dapat menjadi awal dari hubungan yang berkelanjutan. Jejaring yang terbentuk melalui pertemuan dan aktivitas bersama dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan berbagi pengetahuan, pengembangan kapasitas, maupun kolaborasi lintas sektor sesuai kebutuhan ekosistem digital Banda Aceh," jelas Edwin.