Meski demikian, perusahaan menekankan bahwa ketahanan bangunan terhadap gempa tidak hanya ditentukan oleh kualitas material, tetapi juga desain struktur, kekuatan sambungan, pengelasan, fabrikasi, serta pengawasan selama proses konstruksi.
Dalam mendukung kebutuhan industri konstruksi, GYS memiliki kapasitas produksi baja mencapai 1,2 juta ton per tahun dengan kapasitas pengerolan sekitar 900 ribu ton per tahun.
Perusahaan yang berdiri pada 2024 tersebut merupakan hasil kolaborasi Yamato Kogyo Co., Ltd., Siam Yamato Steel Co., Ltd., PT Hanwa Indonesia, dan PT Gunung Raja Paksi Tbk.
Adapun produk yang dihasilkan mencakup H-Beam, IWF, U Channel, dan Equal Angle yang digunakan untuk pembangunan pabrik, gedung, gudang, fasilitas industri, jembatan, serta berbagai proyek infrastruktur.
Selain memperkuat kapasitas produksi, GYS mengoperasikan Steel Service Center yang menyediakan layanan pemrosesan baja, antara lain CNC sawing, CNC drilling, cutting, dan straightening.