NADIKABAR.COM — Gubernur California Gavin Newsom, yang akan mengakhiri masa jabatannya, mengumumkan pembatalan hukuman mati terhadap 548 terpidana di negara bagian tersebut, Kamis (5/11), dengan mengubah menjadi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

"Pembunuhan yang disahkan negara bagian tidak sesuai dengan nilai California, merongrong pondasi sistem hukum kami, dan melemahkan diri kami masing-masing," kata Newsom dalam sebuah surat terbuka kepada rakyat California.

Meskipun para narapidana akan dipenjara seumur hidup hingga mati, lanjutnya, negara bagian California tidak bisa mengeksekusi mereka atas dasar moral.

Menurut The Death Penalty Information Center, pemberian grasi tersebut merupakan yang terbesar yang pernah diberikan sepanjang sejarah Amerika Serikat. Jumlah napi penerimanya bahkan dua kali lipat dari total pengampunan yang diberikan di seantero AS selama 50 tahun terakhir.​​​​​​​

Newsom, yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur pada 4 Januari 2027, mengatakan pemberian grasi hanya kepada narapidana tertentu akan menciptakan "dua kelas korban berbeda".