NADIKABAR.COM — Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mendorong anak muda untuk mengubah hobi menjadi karya kreatif bernilai ekonomi tinggi lewat kegiatan Gekrafs Young Star 2026 di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 sekaligus mendorong generasi muda untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan peluang di sektor ekonomi kreatif,” kata Ketua Gekrafs Kampus Nasional Hijaz Mahesa di Jakarta, Senin.
Hijaz mengatakan Gekrafs Young Star 2026 bertema “Young Minds, Creative Moves” menjadi ruang berbagi pengalaman dan inspirasi bagi pelajar, mahasiswa, serta komunitas kreatif.
Melalui diskusi interaktif, kata dia, peserta diajak untuk mengambil langkah nyata untuk mengembangkan keterampilan, menciptakan karya, membangun komunitas hingga merintis usaha kreatif.
Ia menegaskan gerakan Gekrafs Kampus harus menjadi ruang aktualisasi bagi anak muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kolaborasi lintas minat dan latar belakang.
Sementara itu, Ketua Komite Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026, Aqila Rahmani, mengatakan perayaan tahun ini juga dirancang untuk memperluas dampak ekonomi di berbagai lapisan, baik dalam dan luar negeri.
Di dalam negeri, Gekrafs merayakan Hekrafnas secara serentak di tujuh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) yakni Sumatera Utara, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku Utara dan Papua Barat.
Perayaan tersebut dikemas melalui program Nusantara Creative Walk yang turut membuka ruang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif daerah untuk memperkenalkan produk serta memperluas jejaring usaha.
Adapun perayaan Hekrafnas 2026 juga menjangkau 17 negara, yaitu Rusia, Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Kazakhstan, Azerbaijan, Uni Emirat Arab (UEA), Inggris, Amerika Serikat, Portugal, Arab Saudi, Belgia, Australia, Jepang, Tiongkok, dan Turki.
Ia menambahkan keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif juga membutuhkan keterlibatan generasi muda.
Untuk itu, Gekrafs mendorong program Campus Creative Culture and Art di empat perguruan tinggi yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sriwijaya, Universitas Sumatera Utara (USU), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian mengapresiasi penyelenggaraan Hekrafs 2026 yang semakin luas dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari generasi muda dan lingkungan kampus hingga pelaku ekonomi kreatif di dalam maupun luar negeri.
Menurut dia keterlibatan kampus, tujuh daerah di Indonesia, dan 17 negara menunjukkan besarnya peluang bagi ekonomi kreatif Indonesia untuk terus berkembang.
Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs DKI Jakarta Farazandi Fidinsyah juga menekankan pentingnya membangun ekosistem yang mampu menghubungkan potensi anak muda dengan kesempatan untuk berkembang.
Ia mengatakan anak muda memiliki banyak ide dan potensi. Tantangannya adalah bagaimana potensi itu dipertemukan dengan ekosistem, jejaring, dan kesempatan yang tepat.
“Gekrafs hadir membuka akses tersebut agar kreativitas tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat berkembang menjadi karya dan aktivitas yang memiliki nilai ekonomi maupun sosial,” kata dia.