Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, prahara ini dipicu oleh cekcok hebat. Dalam kondisi gelap mata, K diduga tega menghantam kepala istrinya menggunakan palu.

Usai melakukan aksi kekerasan tersebut, K diduga panik dan mencoba melakukan upaya bunuh diri. Beruntung nyawanya masih tertolong setelah mendapatkan penanganan medis di Klinik Puspa Kalipucang sebelum akhirnya digelandang petugas.

Di sisi lain, keluarga korban bergerak cepat melaporkan kejadian ini ke Polsek Padaherang. Korban TN sendiri sempat dievakuasi ke Puskesmas Sindangwangi dan sebuah klinik di Desa Maruyungsari untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun, lantaran luka yang diderita cukup serius dan membutuhkan penanganan spesialis, korban akhirnya dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai di wilayah Sidareja, Kabupaten Cilacap.

"Untuk kondisi korban sekarang masih dalam penanganan medis," kata Yusdiana.