Andre menilai, perkembangan tersebut membuktikan bahwa padel bukan lagi sekadar olahraga yang mengikuti tren atau fenomena sesaat (fomo), melainkan sudah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki jalur prestasi.

Lebih lanjut, Andre memaparkan lima turnamen yang direncanakan setiap tahun akan menghadirkan berbagai kategori. Mulai dari turnamen fun, kompetisi khusus muslimah, hingga turnamen anak-anak selama tiga hari untuk kelompok usia U-10 sampai U-18.

Selain itu, Rosiade Padel Tournament juga akan menghadirkan kompetisi internasional dalam kalender Federasi Padel Internasional (FIP), yakni FIP Bronze untuk kategori senior dan FIP Promises untuk junior.

"Jadi targetnya jelas. Kita akan adakan turnamen lima kali setahun di sini. Lima kali setahun ini ada turnamen fun seperti ini, ada turnamen yang khusus muslimah, nanti ada turnamen yang khusus anak-anak tiga hari untuk U-10 sampai U-18, ada yang memang turnamennya series dunia nanti FIP itu, ada FIP Bronze untuk senior, ada FIP Promises untuk junior," jelasnya.

Tak hanya menggelar turnamen, Andre juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Liga Padel Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Rosiade Padel Club dalam kompetisi tersebut.

"Lalu juga mendukung penuh Liga Padel Indonesia dengan support dengan mengirimkan tim Rosiade Padel Club yang mudah-mudahan bisa meraih gelar Liga Padel Indonesia," katanya.