Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi inisiatif Andre dalam mendorong perkembangan olahraga padel. Menurut Erick, kegiatan olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian.

Dia menilai, industri olahraga dan sport tourism masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Ya, saya apresiasi ketika ada tokoh masyarakat seperti Pak Andre, yang bisa terus menggerakkan tentu kesehatan masyarakat. Apalagi ada perekonomiannya, karena memang ini yang selalu saya bilang, Kemenpora sendiri sekarang kan sudah mulai menggarap juga pertumbuhan ekonomi," kata Erick.

Erick menambahkan, penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan berbagai sektor, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Erick berharap Rosiade Padel Tournament dapat terus diselenggarakan dalam jangka panjang dan menjadi inspirasi bagi tokoh masyarakat lainnya untuk turut mendukung perkembangan olahraga nasional.

"Masyarakat bisa berolahraga, UMKM bergerak, nanti juga bagian jadi pertumbuhan ekonomi bangsa. Jadi saya apresiasi. Jadi selamat kepada tentu turnamen Andre Rosiade ya, mudah-mudahan karena ini sudah berjalan 1,5 tahun, mudah-mudahan berjalan lebih dari 15 tahun, amin," tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rosiade Padel Tournament 2026 juga menerima dua penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Penghargaan pertama diberikan untuk kategori turnamen padel gratis secara seri dengan peserta terbanyak. Sementara penghargaan kedua diberikan untuk kategori turnamen padel gratis secara seri dengan hadiah uang tunai terbanyak.