"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki pergerakan turun (Normal Fault)," jelasnya.
Wijayanto menyebut gempa Cilacap ini dirasakan di beberapa lokasi mulai dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Berikut rinciannya:
1. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di Bantul, Cilacap, Kebumen, Purwokerto, Kulon Progo.2. II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang - Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) di Pangandaran.3. II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Pacitan, Sleman, Wonogiri.