Salah satu warga Tibet, yang tidak disebut namanya, menuturkan kepada media setempat bahwa keluarganya hendak tidur ketika rumah mereka tiba-tiba berguncang hingga barang-barang berjatuhan.
"Kami bergegas keluar rumah tanpa sempat berpakaian," ucapnya. "Kaki saya gemetar sepanjang perjalanan menuruni tangga, dan begitu sampai ke bawah, saya merasa sangat ketakutan hingga menangis," kata warga Tibet tersebut.
Menurut warga Tibet tersebut, warga setempat "takut untuk kembali ke rumah mereka" dan terpaksa "mendirikan tenda di sepanjang tepi jalan atau menghabiskan malam di dalam mobil".
Seorang warga Tibet lainnya, yang juga tidak disebut namanya, mengatakan kepada Beijing News bahwa gempa yang "sangat kuat" itu membuat rumahnya "berderit dan bergetar hebat".
"Saya sedang tidur saat gempa terjadi. Sekarang semua orang sudah lari keluar dan terlalu takut untuk kembali masuk. Saat ini saya sedang dalam perjalanan menuju area terbuka untuk tidur di dalam mobil," ucapnya.