Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempertahankan pengakuan dunia tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pengelola, komunitas, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat yang tinggal di kawasan Geopark Ijen.
"Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama. Green Card ini menunjukkan bahwa upaya menjaga dan mengelola Geopark Ijen telah diakui di tingkat dunia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah ikut merawat kekayaan alam dan budaya di kawasan Ijen," ujar Ipuk.
Ipuk menegaskan, predikat UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional, melainkan amanah untuk terus menjaga kelestarian alam, kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya yang dimiliki kawasan Ijen.
"Selamat untuk seluruh masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso. Predikat sebagai UNESCO Global Geopark ini harus kita jaga bersama. Semoga Geopark Ijen tetap lestari serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," tutup Ipuk.