Dari sisi promosi, Anggota Bidang Promosi dan Pemasaran BP Meratus Geopark M. Fredly Andri menilai kemudahan akses, keunikan satwa, dan ornamen alami menjadi modal untuk memperkenalkan Gua Batu Hapu sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata sekaligus pengetahuan tentang kehidupan satwa dan proses alam.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua Harian Badan Pengelola Meratus UNESCO Global Geopark Iwan Fitriady mengapresiasi hasil eksplorasi tersebut dan perlu ditindaklanjuti melalui kajian pengembangan destinasi secara terencana dengan mempertimbangkan keselamatan pengunjung, kelestarian lingkungan, kondisi kawasan, dan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Perwakilan pengelola situs Gua Batu Hapu Hendri Hidayat dan Subianto berharap pengenalan potensi Gua Batu Hapu dapat meningkatkan kunjungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui jasa pemandu lokal, penjualan produk setempat, dan usaha pendukung lainnya tanpa menghilangkan keaslian kawasan.
BP Meratus Geopark berharap pengembangan yang terencana dapat menjadikan Gua Batu Hapu sebagai destinasi yang memadukan keanekaragaman hayati, keunikan geologi, edukasi, dan konservasi, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.