“Di Indonesia, dengan kondisi jalan, karakteristik operasional armada, dan kebutuhan mobilitas yang sangat beragam, nilai dari connected intelligence terletak pada kemampuannya untuk mengubah volume data yang sangat besar menjadi informasi yang benar-benar dapat ditindaklanjuti oleh operator maupun pengemudi,” katanya.
Ekosistem terhubung perusahaan teknologi multinasional asal Kanada tersebut mencakup MyGeotab, yakni platform pengelolaan armada yang mengintegrasikan informasi kendaraan dan pengemudi dalam satu sistem.
Geotab juga menyediakan perangkat telematika GO9 yang merekam data kendaraan dan perilaku berkendara, seperti lokasi GPS, peristiwa berbasis g-force, serta informasi kondisi mesin dan baterai.
Sementara itu, GO Focus Plus menambahkan konteks video berbasis AI dan peringatan di dalam kabin untuk sejumlah risiko tertentu, seperti kelelahan, distraksi, dan jarak berkendara yang terlalu dekat (tailgating).