Secara global, Geotab telah memproses lebih dari 100 miliar titik data setiap hari dari sekitar enam juta kendaraan dan aset terhubung. Data tersebut tidak hanya dikumpulkan, tetapi dihubungkan untuk membantu operator menentukan tindakan selanjutnya.

Pemanfaatan AI juga diterapkan melalui Geotab Ace, asisten AI yang terintegrasi dalam MyGeotab dan didukung Gemini. Fitur tersebut memungkinkan tim pengelola armada mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari terkait keselamatan pengemudi, kondisi kendaraan, dan utilisasi armada tanpa memerlukan query kompleks atau penelusuran laporan secara manual.

Di Indonesia, teknologi Geotab telah digunakan oleh sejumlah perusahaan, termasuk Aerotrans, penyedia transportasi darat bagi Garuda Indonesia Group. Lebih dari 250 kendaraan Aerotrans telah terhubung melalui Geotab sejak 2024.

"Sejak menggunakan Geotab, kami mencatat peringkat keselamatan armada itu 89 persen, peningkatan 61 persen dalam prediksi tingkat kecelakaan per kilometer, penurunan 57 persen pada kejadian rem mendadak dan 66 persen pada akselerasi agresif, serta pengurangan durasi idle sebesar 22 persen," kata Direktur PT Aerotrans Services Indonesia, Kadek Bayu Temaja.