NADIKABAR.COM — Kali Odo yang mengalir di Tuntang, Kabupaten Semarang ini sangat unik. Airnya justru melimpah saat musim kemarau. Sebaliknya, saat musim hujan, mata airnya justru mengering.

Tak heran tempat ini menjadi jujukan wisatawan saat musim kemarau. Sebab, saat daerah lain mulai terlihat gersang, kawasan Kali Odo justru terlihat segar.

Pantauan NadiKabar di lokasi pada Jumat (28/8/2026), puluhan wisatawan datang silih berganti datang sejak siang hingga sore hari. Mereka kebanyakan datang berkelompok, seperti teman sepermainan hingga keluarga.

Untuk masuk ke lokasi wisata ini, masing-masing pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 5 ribu. Jika membawa kendaraan, ada biaya parkir Rp 3 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil.

Objek utama di tempat wisata ini yakni sebuah kolam besar dan luas yang diberi sekat. Airnya berasal dari mata air alami yang keluar melalui sejumlah titik di sungai tersebut.

Para pengunjung pun punya preferensi sendiri dalam menikmati Kali Odo. Seperti misalnya ada yang memilih berenang dan terjun bebas ke kolam dalam, ada pula yang hanya berendam di kolam yang relatif lebih dangkal.

Air di sungai kaki Gunung Merbabu ini punya bau khas alami yang sudah tercium dari kejauhan dan terasa menyegarkan. Warnanya biru kehijauan dan bening, sehingga pembaca bisa melihat dasar sungai tersebut.

Sejumlah warung yang menyediakan aneka minuman dan makanan juga berdiri di lokasi ini. Harganya pun relatif murah, sehingga wisatawan yang ingin sekadar bersantai atau menuntaskan lapar usai berenang tak perlu khawatir dompetnya jebol.

Secara umum, suasana di Wisata Kali Odo ini sejuk. Banyaknya pepohonan besar dan rindang di sekitar lokasi seolah menjadi atap atau peneduh alami objek wisata ini.

Seorang pengunjung dari Tuntang yang mengaku bernama Widodo (33) datang bersama buah hatinya yang masih berusia lima tahun. Ia sengaja datang selepas bekerja untuk mengajari anaknya berenang.