NADIKABAR.COM — Juru bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso meminta kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tidak berhenti pada pihak eksekutor di lapangan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, tetap juga wajib menelusuri otak di balik kasus penyadapan kepada Presiden.

Dia pun mendukung penuh Polri yang menetapkan sejumlah perwira tinggi Polri sebagai tersangka penyadapan ilegal. Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, kata dia, menunjukkan ketegasan hukum tanpa pandang bulu.

"Bareskrim harus mengusut tuntas siapa pihak yang menjadi otak penggerak, pemberi perintah, maupun penyandang dana di balik aksi penyadapan ilegal ini," kata Sugiat di Jakarta, Rabu.