NADIKABAR.COM — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung mendesak pemerintah daerah segera mengembalikan kejayaan kawasan wisata Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) yang dinilai mulai ditinggalkan wisatawan. Pemkab Badung diminta melakukan penataan menyeluruh terhadap infrastruktur yang rusak parah serta memperketat pengamanan di destinasi unggulan tersebut.
"Kami mendukung Bupati Badung untuk melakukan penataan menyeluruh infrastruktur dan estetika di kawasan Samigita yang kini mulai ditinggalkan wisatawan. Kami mohon kepada bupati untuk mengembalikan kejayaan Kuta sebagai destinasi unggulan dari perspektif facility, safety, security, service, dan environment-nya," kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Badung I Wayan Puspa Negara saat membacakan pandangan umum fraksi dalam Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026, Jumat (11/9/2026).
Kerusakan infrastruktur di kawasan Kuta dinilai sudah dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan penanganan darurat dengan alokasi anggaran yang memadai. Kondisi jalan protokol yang bergelombang, trotoar rusak, hingga penataan utilitas yang semrawut menjadi sorotan utama yang harus segera diperbaiki.
"Infrastruktur jalan, trotoar, dan utilitas-utilitas lainnya mengalami kerusakan parah. Jalan-jalan protokol bergelombang, berlubang, tidak rata, canstein lusuh dan kusam, utilitas jaringan serta parkir yang semrawut agar segera mendapat prioritas penanganan perbaikan atau recovery dan pemeliharaan dengan anggaran yang sepadan," tegas Puspa Negara.
Selain masalah fasilitas fisik, maraknya aksi kriminalitas dan gangguan ketertiban umum oleh wisatawan mancanegara juga dinilai memperburuk citra pariwisata Badung. Pemkab Badung diminta berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan instansi terkait untuk mengaktifkan kembali patroli khusus di titik-titik rawan.